Alun-alun Kidul (Selatan) adalah alun-alun di bagian Selatan Keraton Yogyakarta. Alun-alun Kidul sering pula disebut sebagai Pengkeran. Pengkeran berasal dari kata pengker (bentuk krama) dari mburi (belakang). Hal tersebut sesuai dengan keletakan alun-alun Kidul yang memang terletak di belakang keraton. Pohon beringin hanya terdapat dua pasang. Dua pohon Bringin ini dipakai untuk bermain oleh para wisatawan yaitu dengan menutup mata dan mencoba menyentuhnya dengan jarak tertentu, karena pohon ini dikenal akan membelokkan arah yang dituju apabila seseorang berniat menyentuh dengan mata tertutup. Sepasang di tengah alun-alun yang dinamakan Supit Urang (harfiah=capit udang) dan sepasang lagi di kanan-kiri gapura sisi selatan yang dinamakan Wok(dari kata bewok, harfiaf=jenggot).
"The Yogyakarta kraton alun-alun kidul has two banyan trees
in the centre famed, according to local folklore, to bring good luck to
skillful enough to navigate their way between them without mishap, blindfolded
and today on Friday and Saturday nights, youngsters boisterously pursue this
fabled luck."
Dari
gapura sisi selatan terdapat jalan Gading yang menghubungkan dengan Plengkung
Nirbaya. Alun alun kidul Jogja merupakan ikon kota Yogyakarta selain malioboro.
dahulu tempat ini adalah peninggalan dari Kerajaan Yogyakarta dan sekarang
sudah menjadi tempat wisata bagi para penduduk Jogja dan wisatawan.
Lokasi :
Jl. Alun-Alun Kidul, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
(Belakang Kraton Yogyakarta)
Denah :
(Sumber : Wikipedia)




0 comments:
Post a Comment